“SUKSES BESAR PENYELENGGARAAN INTERNATIONAL CONFERENCE AVINER 2023 UNSURYA” Day -1

Berita Terbaru

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma telah sukses menyelenggarakan “The Second International Conference on Aviation Industry Education and Regulation” dengan tema “Building Harmonic Aviation Ecosystem” pada tanggal 8 hingga 9 November 2023. Acara ini mengumpulkan ribuan partisipan dari berbagai belahan dunia, memperkuat peran universitas ini sebagai pusat pendidikan dan diskusi industri penerbangan yang berpengaruh.

Hari pertama konferensi, tanggal 8 November, dihadiri oleh sebanyak 880 peserta dan terdaftar 1600 lebih partisipan dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, profesional penerbangan, hingga regulator industri. Acara tersebut diisi dengan sesi-sesi pembicaraan inspiratif, lokakarya, dan pameran industri, yang memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang berharga dalam sektor penerbangan.

Kemudian, pada tanggal 9 November, konferensi mencapai puncaknya dengan kehadiran lebih dari 1600 peserta. Pada hari kedua, pembahasan melibatkan beragam isu krusial dalam regulasi industri penerbangan, inovasi teknologi, dan tantangan berkelanjutan yang dihadapi sektor ini. Pembicara-pembicara terkemuka dalam industri dan akademisi terkemuka dari seluruh dunia memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan terbaru dan tren dalam penerbangan.

Rektor Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, Profesor Dr. Sungkono, S.E., M.Si, mengatakan, “Kami sangat bangga menjadi tuan rumah bagi acara yang sangat berharga ini. Konferensi ini memberikan kesempatan unik untuk berbagi pengetahuan dan ide dalam upaya membangun ekosistem penerbangan yang harmonis dan berkelanjutan. Kami berharap bahwa hasil dari konferensi ini akan memberikan kontribusi besar bagi perkembangan industri penerbangan di masa depan.”

Acara ini berhasil memadukan perspektif akademik dan praktis, menciptakan ruang untuk dialog yang penting antara para pemangku kepentingan industri penerbangan. Diskusi di konferensi ini mencakup aspek-aspek penting seperti pelatihan dan pendidikan, teknologi terkini, dan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan sektor penerbangan saat ini.

The Second International Conference on Aviation Industry Education and Regulation di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma merupakan contoh nyata kolaborasi yang sukses antara akademisi dan praktisi industri dalam upaya menghadapi tantangan dan peluang dalam industri penerbangan. Melalui diskusi dan inovasi, acara ini telah menjadi kontributor utama dalam pembentukan masa depan yang lebih baik bagi sektor penerbangan.

Konferensi internasional ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, industri penerbangan dapat terus tumbuh dan berkembang, menciptakan ekosistem yang lebih harmonis dan berkelanjutan untuk seluruh pemangku kepentingan di sektor ini.

Jakarta, Indonesia – Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma menjadi tuan rumah bagi The Second International Conference on Aviation Industry Education and Regulation pada tanggal 8 November 2023. Acara ini menarik perhatian 880 peserta dari berbagai latar belakang di dunia penerbangan.

Dalam acara ini, para peserta disambut oleh sejumlah tokoh penting di industri penerbangan, termasuk Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Chairman of Research Organization Aeronautics and Space Dr. Robertus Heru Triharjanto, serta pemimpin industri terkemuka seperti Zaid Alami, Air Vice Marshal Gita Amperiawan, dan Andi Fahrurrozi.

Konferensi ini terdiri dari dua sesi diskusi yang menarik. Sesi pertama berjudul “Transportation 5.0: Techsafety, Defense System, and Preparing Human Resources” menghadirkan para pembicara berpengalaman seperti Air Chief Marshal (ret) Chappy Hakim, Prof. Yulfian Aminanda, Dr. Zainal Abidin, dan Triyoga Waskito. Mereka membahas isu-isu kunci dalam industri penerbangan, seperti keselamatan teknologi, sistem pertahanan, dan persiapan sumber daya manusia.

Sesi kedua, dengan tema “Aviation Supply Chain & Smart MRO,” menghadirkan pakar di bidangnya, termasuk Bram Djermani, Prof. Ir. Bertha Maya Sopha, Capt. Dharmadi, dan Carlamittie Jane. Mereka berbicara tentang tantangan dan inovasi dalam rantai pasokan penerbangan dan perawatan pesawat yang cerdas.

Curie Savitri Maharani, Ph.D., bertindak sebagai moderator dalam kedua sesi diskusi tersebut, membantu memfasilitasi diskusi yang produktif di antara para panelis dan peserta.

Acara ini menyoroti pentingnya membangun ekosistem penerbangan yang harmonis, menggabungkan aspek teknologi, keamanan, sumber daya manusia, dan rantai pasokan untuk mendukung pertumbuhan industri penerbangan yang berkelanjutan.

Konferensi ini menjadi wadah bagi para ahli dan praktisi industri penerbangan untuk bertukar gagasan dan pengalaman, serta menjalin kerjasama yang akan membawa dampak positif pada masa depan industri penerbangan.

Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma dengan bangga menjadi penyelenggara acara ini dan berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri penerbangan di Indonesia dan di seluruh dunia.

 

Related Images:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.